Rekamfakta.com. Provinsi Maluku – Masyarakat Desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan baru saja menerima bantuan langsung tunai ( BLT ) melalui anggaran dana desa (ADD). Padahal desa-desa lain yang ada di kab Bursel sudah lebih dulu menerima BLT.
Pembagian BLT kepada masyarakat itu berlangsung di kantor balai Desa Wali (11/6). pukul 11.00 wib pada acara tersebut hadir sekertaris BPMD Kab. Bursel Asna Mewar, Kades Wali Supro Seknun, pendamping Desa Niftahu Janah Duila dan disaksikan oleh Babinsa, Babingka, staf desa, tokoh masyrakat tokoh agama.
Dalam pertemuan itu sekretaris BPMD Kab. Bursel Asna Mewar mengatakan, “acara penyerahan bantuan langsung tunai untuk keluarga miskin ini di berikan secara simbolis serta di laksanakan berdasarkan peraturan pemerintah no 6 tahun 2020. Olenya itu Untuk Desa Wali ada sedikit keterlambatan pembagian BLT dikarenakan Pemerintah Desa Wali perlu melengkapi syarat-syarat dan aturan- aturan secara administrasi ke BPMD Kab. Bursel untuk di proses dan ditindak lanjuti ke pemerintah pusat.
“Di mana kita ketahui bahwa kondisi negara kita saat ini berada pada situasi dan kondisi dalam penanganan percepatan virus kovid 19. Sehingga masyarakat perlu untuk menyadari sungguh bahwa kita perlu menjaga mata rantai dari virus korona yang melanda kita saat ini di . Dan alhamdulah perlu untuk di ketahui bersama masyarakat buru selatan sudah berada dan masuk pada zona hijau new normal.
Lanjut mewar penyerahan BLT DD ini di harapkan kepada masyarakat yang menerimanya agar di pergunakan sesuai kebutuhan bapak ibu jangan di lihat dari kecilnya nilai yang di berikan pemerintah tetapi bagaimana di menfaatkan untuk keperluan hidup masyarakat. Pungkasnya.
Bantuan BLT tersebut yang seharusnya di terima masyarakat wali pada April 2020 tetapi di pending sampai bulan Juni baru di bagikan dengan maksud pemerintah desa harus melengkapi persyaratan dan prosedur serta aturan-aturan itupun hanya di bagikan oleh pemerintah desa dan BPMD kab Bursel Dua bulan di antaranya bulan April dan Mei 2020 dengan jumlah Rp. 600.000 perbulan sedangkan untuk bulan Juni BLT DD blm tersalurkan atau dibagikan.
Adapun yang menerima bantuan tersebut sebanyak 94 orang kepala keluarga (KK), sedangkan masyarakat yang lain belum mendapatkan bantuan tersebut. Padahal kalau di tinjau dari sisi kehidupan ekonomi masyarakat Desa Wali merupakan masyarakat miskin yang berhak untuk mendapatkan BLT DD tersebut. (Bahri Fakoubun/RF)













