Berita  

‎Pelantikan Pengurus Esports Indonesia Gorontalo 2026–2029, Perkuat Konsolidasi Menuju Prestasi Dunia

Moment Pelantikan Pengurus ESI Provinsi Gorontalo (Doc. Rekam Fakta)
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Pengurus Esports Indonesia (ESI) tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Provinsi Gorontalo resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Mengusung tema “Semangat Hulonthalo, Energi Asta Cita: ESI Gorontalo Menuju Prestasi Mendunia”, pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi demi mendorong prestasi esports daerah ke tingkat nasional hingga internasional, Jumat (27/02/2026).

‎Ketua Harian ESI Provinsi Gorontalo, Ringgo Radetyo, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah daerah yang telah dilaksanakan sebelumnya di berbagai tingkatan.

‎“Hari ini kita melaksanakan pelantikan pengurus baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota. Struktur kepengurusan sebenarnya sudah terbentuk melalui musda, namun baru hari ini dapat kita resmikan,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa agenda ini bertujuan memperkuat koordinasi organisasi dalam mendorong kemajuan esports di Gorontalo, yang juga berada di bawah pembinaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

‎“Tujuan utama kita adalah membawa nama Gorontalo lebih berkibar, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” tambahnya.

‎Menurut Ringgo, sejumlah atlet esports Gorontalo telah menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai ajang nasional maupun dunia. Oleh karena itu, kepengurusan baru akan fokus pada pembinaan yang lebih disiplin serta penjaringan talenta-talenta muda potensial.

‎“Kami akan memperkuat pembinaan dan menjaring bakat-bakat baru. Harapannya, kegiatan ini dapat mengakomodir potensi yang selama ini belum terlihat,” jelasnya.

‎ESI Gorontalo sendiri telah mulai aktif sejak 2021 dan kini memasuki fase penguatan organisasi menuju periode kepengurusan hingga 2029.

‎Ke depan, ESI berencana menyelenggarakan berbagai event lokal secara berkala sebagai sarana seleksi atlet. Setiap kabupaten dan kota akan bertanggung jawab menjaring talenta di wilayahnya sebelum dikumpulkan di tingkat provinsi.

‎Selain itu, program pembinaan juga akan diperluas ke lingkungan sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat umum.

‎“Kami ingin kegiatan esports tersalurkan secara positif dan terarah, tidak hanya berkembang di tempat-tempat informal, tetapi menjadi bagian dari pembinaan olahraga yang membanggakan daerah,” kata Ringgo.

‎Terkait isu perpindahan atlet nasional asal Gorontalo, Akbar Paudi, Ringgo memastikan bahwa hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.

‎“Beliau tetap bagian dari Gorontalo. Kami mendukung perkembangan profesional atlet, namun yang terpenting mereka tetap membawa nama baik daerah,” tegasnya.

‎Melalui kepengurusan baru ini, ESI Gorontalo optimistis mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dan menjadikan daerah sebagai salah satu kekuatan esports di Indonesia.

‎***