spot_img
4.6 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloPPDB di SMAN 1 Kota Gorontalo Dikeluhkan, Adhan Kritik Keras Kadis Dikbudpora

PPDB di SMAN 1 Kota Gorontalo Dikeluhkan, Adhan Kritik Keras Kadis Dikbudpora

Rekamfakta.com, Provinsi Gorontalo – Sistem Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo mendapat kritikan serius dari Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea.

Hal itu dikarenakan adanya keluhan dari masyarakat yang mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut. Yang sebelumnya dinyatakan lulus di SMA N 1 Kota Gorontalo tiba-tiba saja namanya hilang dari sistem.

Selain itu, penerapan sistem zonasi yang berlaku dirasa kurang efektif dikarenakan tidak mengakomodir masyarakat yang berada di area SMA N 1 Kota Gorontalo.

” Kami disini adalah perwakilan dari banyak orang tua murid yang merasa kecewa dengan sistem penerimaan, terutama kami yang berada di zonasi SMA 1, Ucap salah satu orang tua murid Jumat, (08/07/2022) di DPRD Provinsi gorontalo.

“Anak kami yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus pada penetapan pertama, kedua , kemudian di prioritaskan ternyata tiba-tiba saja sudah diganti sama orang lain” sambungnya.

Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komis 1 DPRD Provinsi Gorontalo dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea mengatakan keluhan ini jangan disepelekan, harus ada perhatian khusus dari Kepala Dinas.

” Saya ingin penjelasan Kadis, dasar hukum sistem ini apa ?, apa ini memang pentunjuk pusat ? Atau kebijakan kadis ?”, Tanya Adhan Dengan tegas

Mantan Walikota Gorontalo itu juga menegaskan jika ada masyarakat yang mempunyai keluhan seperti ini, harus dilayani dengan baik, jangan tidak ditanggapi atau tidak diberikan kejelasan.

” Saya mohon maaf kepada Bapak/Ibu, jangankan Bapak dan Ibu menelfon, saya sendiri menelfon kadis, dia tidak mo angka, WA (Whats Up) juga tidak dibalas oleh Kadis ini, cuman dia baca, sedangkan saya Anggota Dewan dibikin begitu apalagi rakyat “, Ucap Adhan

Lanjut Adhan juga mengatakan, masyarakat yang hadir pada hari ini tolong diperhatikan dan di prioritaskan.

” Kasian ini orang tua siswa tidak dilayani, mau ketemu tapi susah ketemu, Pak Kadis, ini manusia, biar apa yang di harapkan tidak didapatkan, tetapi harus dilayani dengan bagus, itu manusiawi, jangan, yang diharapkan tidak dapat pelayanan juga tidak ada”, kata Adhan dengan tegas.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Dikbudpora provinsi gorontalo Wahyudin A. Katili mengatakan, tidak ada data yang hilang, hanya saja pada saat proses verifikasi dan validasi kembali banyak berkas yang tidak lengkap.

” Saya sampaikan bukan data hilang, tapi pada saat proses verifikasi dan validasi kembali, terverifikasi ternyata mereka ini yang sudah dimasukan kedalam seleksi penetapan tersebut, ternyata terdapat kekurangan kriteria yang tidak dia masukan, dan itu otomatis terbaca oleh sistem, Terang Kadis

Dirinya juga menyampaikan agar orang tua siswa jangan hanya menginginkan anaknya sekolah di SMA N 1 Kota Gorontalo, melainkan masih banyak sekolah lain yang kuotanya tersedia untuk penerimaan siswa baru.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!