Walaupun Tanpa Anggaran, Maryam Samoe Tetap Sosialisasikan Pencegahan Virus Corona

banner 120x600

Rekamfakta.com, Kabupaten Pohuwato – Saat ini kita dikejutkan dengan merebaknya virus Corona, virus ini mulai muncul di Kota Wuhan, Tiongkok pada pertengahan Desember 2019, virus Corona merupakan golongan penyakit zunasis, yaitu menular dari hewan ke manusia, dan hal ini telah membuat khawatir banyak orang di seluruh dunia termasuk Indonesia dan lebih khusus di Kabupaten Pohuwato.

Apabila manusia telah terinfeksi dengan virus ini maka Gejala yang timbul adalah demam yang lebih dari 38° Celcius, batuk pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan, letih dan lesu, pada kasus yang lebih parah, infeksi dari virus ini dapat menyebabkan pneumonia, syndrome pernapasan akut, gagal ginjal hingga kematian.

Perlu diketahui, masa inkubasi virus Corona diperkirakan bisa mencapai 14 hari sebelum gejala muncul dan orang yang terinfeksi bisa menularkan ke orang lain meskipun belum ada gejala, hingga saat ini belum ada obat atau vaksin untuk mengatasi virus ini, maka lebih baik kita melakukan pencegahan sedini mungkin.


Baca juga :


Jumat kemarin (06/03/2020), Aksi turun ke jalan dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato dan unsur terkait, termasuk Puskesmas Duhiadaa, Polsek Marisa, Mahasiswa Unipo dan Siswa SMA 1 Marisa untuk mengkampanyekan hidup sehat melalui program GERMAS, dalam rangka mewaspadai Virus Corona dan penyakit lainnya yang biasanya timbul pada musim hujan.

Aksi ini juga bertujuan untuk mematahkan isu Hoax tentang Virus Corona yang sangat meresahkan masyarakat dan sudah merajalela di berbagai media sosial.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maryam Samoe, SE menyampaikan bahwa aksi ini di mulai jam 07.00 pagi sampai dengan jam 10.30 pada 2 lokasi titik kumpul, yaitu di perempatan blok plan dan perempatan Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa.

“Kegiatan ini, walaupun tanpa anggaran, saya tetap laksanakan sosialisasi lewat kegiatan apa saja untuk sisipan demi kepentingan orang banyak, dan kami minta kesempatan walaupun hanya dengan waktu 5 sampai 10 menit, yang penting di ijinkan,” ungkap Maryam.

Menurut Maryam, dia juga telah kirim himbauan pada Puskesmas se Kabupaten Pohuwato untuk melakukan sosialisasi pada wilayah kerja mereka masing-masing, dan sebagian besar telah melaksanakan kegiatan ini.

“Harapan saya, agar masyarakat jangan panik dan resah yang berlebihan, tapi tetap menjalani aktifitas sebagaimana mestinya, serta budayakan hidup sehat melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” tutup Maryam.

Berikut standar pencegahan agar terhindar dari Virus Corona :

1. Gunakan Masker.

2. Cuci tangan pakai sabun secara teratur.

3. Tutup mulut dan hidung dengan siku tertekuk ketika batuk dan bersin.

4. Masak daging dan telur hingga matang.

5. Hindari kontak dengan siapapun yang menderita demam dan batuk.

(0N4L/RF)