Rekam Fakta, Gorontalo – Postingan video yang kemudian viral di media sosial (Medsos) facebook terkait aksi 3 oknum biduan di Gorontalo menuai banyak kecaman.
Tak sedikit yang menilai, kalau hal yang dipertontonkan di depan publik sangatlah tidak pantas karena dilihat oleh sebagian anak di bawah umur.
Terlebih, gerakan yang mereka (Oknum Biduan) tampilkan saat “Perfome” dianggap merusak citra dan adat moral daerah Gorontalo yang kental dengan julukan “Serambi Madinah”.
Atas dasar itu, Roni Hilala seorang komedian yang juga Ketua PaSKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia) Pengda (Pengurus Daerah) Gorontalo dikenal juga dengan nama panggung “Karo Porogege” mendatangi Polres Limboto (Gorontalo) guna melaporkan hal tersebut.
“Saya datang melaporkan persoalan ini agar ada efek jerah, dimana ini juga menjadi pembelajaran kepada kami para seniman untuk lebih cerdas dan kreatif dalam memperlihatkan yang pantas untuk di pertontonkan”, Jelas Karo saat diwawancara media ini, Sabtu (27/04/2024) di Polres Limboto.
Karo juga secara tegas meminta kejadian seperti ini tidak terulang kembali, agar citra seniman Gorontalo bisa lebih dikenal baik di mata publik.
“Kita harus dikenal dengan kreatifitasnya, bukan karena sensasinya”, Tandasnya.
Rachmad/RF




























