Rekam Fakta, Kota Gorontalo – Perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) diruang lingkup Pemerintah Kota Gorontalo kembali dibuka.
“Pada tahun ini yaitu 2024, dari Kementrian PANRB membuka formasi untuk CPNS baik tingkat pusat maupun tingkat daerah. Kami telah mengusulkan 210 yang akan direkrut untuk menjadi tenaga CPNS dengan jalur PPPK,” Ungkap Walikota Gorontalo Marten Taha, Selasa (19/3/2024).
Formasi saat ini, memprioritaskan 70 persen tenaga guru dan tenaga kesehatan. Sedangkan 30 persennya diperuntukkan untuk tenaga teknis.
“Jumlah formasi tersebut dimaksudkan untuk menghabiskan seluruh tenaga honorer sampai akhir 2024 dan 2025 untuk dialihkan ke PPPK,” terangnya.
Marten juga menambahkan, bahwa sebelumnya, pihaknya juga melakukan perekrutan PPPK dengan jumlah 601 orang. Namun, katanya yang dinyatakan lulus hanya 550 orang.
“Tahun kemarin, kami menerima 601, yang lulus 550,” ungkap Ketua Ketua Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Provinsi Gorontalo itu.
Selain itu, Marten juga mengemukakan tentang kendala yang dihadapi oleh seluruh pemerintah daerah terkait penerimaan PPPK. Dimana, jika PNS ditanggung oleh pemerintah pusat, tapi untuk PPPK ditanggung oleh pemerintah daerah, yaitu APBD.
“Makanya kita mengusulkan agar penambahan jumlah P3K ini, diiringi dengan jumlah DAU untuk menggaji para pegawai-pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K,” tandasnya.
“Sehingga, jumlah tenaga honorer yang ada di semua daerah, baik kementrian maupun lembaga tingkat pusat, itu yang kurang lebih jumlahnya sekarang tinggal 1,7 juta, itu bisa selesai di tahun depan,” lanjutnya.
(Adv/RF)




























