Rekam Fakta, Gorontalo — Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo diharapkan tidak berhenti pada persoalan siapa yang akan memimpin organisasi dunia usaha tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, berharap Musprov menjadi momentum untuk menghidupkan kembali geliat dunia usaha sekaligus mendorong Kadin mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan perekonomian Gorontalo.
Hal itu disampaikan Rakhmatiyah saat ditemui di Hotel Aston Gorontalo, Senin (21/9/2026), saat Musprov Kadin Gorontalo berlangsung.
Menurutnya, persaingan antara Fauzan Fadel Muhammad dan Andi Ilham dalam memperebutkan posisi ketua justru menunjukkan adanya energi baru di tubuh Kadin Gorontalo.
“Pemilihan Kadin hari ini benar-benar sangat luar biasa. Setelah sekian lama kita melihat Kadin seperti mati suri, hari ini dengan adanya pertarungan Fauzan dan Andi Ilham, saya melihat Kadin Gorontalo mulai bergeliat,” ujar Rakhmatiyah.
Namun, ia mengingatkan agar perbedaan pilihan dalam Musprov tidak menjadi sekat setelah proses pemilihan selesai.
Menurut Rakhmatiyah, siapa pun yang memperoleh mandat harus mampu merangkul seluruh pihak. Kedua kandidat juga diharapkan tetap bersama-sama membangun dunia usaha Gorontalo.
“Kita sekarang boleh berbeda, tetapi setelah nanti keluar pemenangnya, saya berharap kedua calon ketua ini sama-sama bersatu untuk membangkitkan dunia usaha yang ada di Gorontalo,” katanya.
Selain persoalan persatuan, Rakhmatiyah menekankan pentingnya kehadiran ketua Kadin di tengah aktivitas dunia usaha Gorontalo.
Ia menyebut terdapat aspirasi mengenai domisili kedua kandidat yang disebut tidak menetap di Gorontalo. Namun, menurutnya, persoalan tersebut tidak harus menjadi penghalang selama ketua terpilih memiliki komitmen untuk sering hadir dan mengikuti perkembangan dunia usaha di daerah.
“Kami dari Gorontalo berharap akan sering ke Gorontalo. Mungkin kalau stay agak berat, sering ke Gorontalo memperhatikan kegiatan-kegiatan usaha di Gorontalo dan membawa investasi-investasi dari luar untuk memajukan dunia usaha yang ada di Gorontalo,” ujarnya.
Bagi Rakhmatiyah, ketua Kadin tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif. Pemimpin organisasi dunia usaha harus aktif membangun komunikasi, memperluas jejaring, serta membuka peluang investasi dari luar daerah.
Rakhmatiyah juga menyoroti besarnya potensi ekonomi yang dimiliki Gorontalo. Menurutnya, pengembangan potensi daerah membutuhkan keterlibatan pemerintah dan dunia usaha secara bersama-sama.
Keterbatasan anggaran pemerintah, kata dia, membuat investasi dan kolaborasi dengan dunia usaha menjadi penting. Namun, investasi yang masuk diharapkan tidak hanya mengambil sumber daya alam dari Gorontalo untuk kemudian dibawa keluar.
“Saya berharap Ketua Kadin yang baru bisa membawa investasi-investasi dari luar untuk bagaimana bukan hanya mengeksploitasi, bagaimana mengembangkan apa-apa yang menjadi sumber daya alam dan potensi di daerah kita,” kata Rakhmatiyah.
Ia berharap investasi dapat menciptakan nilai tambah di daerah melalui pembukaan lapangan kerja, penguatan pelaku usaha lokal, peningkatan aktivitas ekonomi, serta memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Rakhmatiyah menilai Kadin memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara pemerintah, pengusaha, investor, dan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Gorontalo.
Rakhmatiyah melihat Fauzan Fadel Muhammad dan Andi Ilham sama-sama memiliki semangat untuk membawa perubahan bagi dunia usaha Gorontalo.
“Kak Tia melihat calon ketua-ketua yang baru ini, baik Bapak Fauzan maupun Bapak Andi Ilham, sama-sama orang muda yang punya semangat dan spirit untuk membesarkan dunia usaha,” tuturnya.
Menurutnya, setelah Musprov selesai, pekerjaan yang lebih besar justru baru dimulai. Ketua terpilih harus mampu melakukan konsolidasi dan mengajak seluruh pihak kembali bekerja bersama.
Ia berharap Kadin tidak sekadar menjadi wadah berkumpulnya para pengusaha, tetapi benar-benar hadir sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Semoga kehadiran mereka bisa membawa angin segar untuk kemajuan daerah kita ke depannya,” pungkasnya.



























