spot_img
4.6 C
New York
Senin, Januari 30, 2023
BerandaDaerahPohuwatoDituduh Melapor ke Kejaksaan Tinggi, Aparat Desa Tuweya Ini Dipecat Oleh Kades

Dituduh Melapor ke Kejaksaan Tinggi, Aparat Desa Tuweya Ini Dipecat Oleh Kades

6 / 100

Rekamfakta.com, Pohuwato – Rasa penyesalan dan kekecewaan dialami Zuplin Santoti, salah satu Aparat Desa yang bertugas di Desa Tuweya, Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato.

Dirinya yang sebagai Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan ini, secara mendadak diberhentikan oleh Kepala Desa (Kades) Tuweya Adam Saidi Daud.

Fatalnya, menurut keterangan Zuplin, bahwa salah satu alasan dirinya dipecat karena dituduh telah melaporkan Kepala Desa Tuweya Adam Saidi Daud ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Berita terkait :

_Berita Selengkapnya_ 👇👇

Kades Tuweya Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo

“Saya dituduh dengan cara sepihak telah membuat laporan ke Kejaksaan”, ucap Zuplin.

Pernyataan Zuplin itu juga diperkuat dengan adanya Surat Permohonan Rekomendasi Pemberhentian Perangkat Desa dari Kades Tuweya kepada Camat Wanggarasi.

Yang dimana pada poin ke empat, ditulis alasan dari pemecatan dirinya yaitu karena; “Melaporkan Kepala Desa Tuweya Kepada Kejaksaan Tinggi Gorontalo bahwa telah melakukan penyelewengan Tupoksi sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)”.

IMG 20221114 180316
Foto Surat

Beberapa upaya hukum akan ditempuh Zuplin terkait persoalan ini, salah satunya yaitu mengajukan surat keberatan kepada Kades Tuweya.

Menurutnya, surat pemberhentian tersebut sama sekali tidak berpedoman pada undang-undang.

“Apabila ayahanda tetap pada pendiriannya, hasil keberatan tersebut akan jadi tiket buat saya ke PTUN “tegas Zuplin.

Sekarang Zuplin sedang menunggu balasan surat keberatannya dari Kades Tuweya, jika tidak di indahkan, dirinya juga akan menempuh jalur pidana.

” Saya tidak pernah melaporkan ayahanda ke Kejaksaan Tinggi, tudingan ayah membuat saya dan keluarga dirugikan secara moril, kalau tetap bersih keras dengan pemberhentian tersebut saya akan melanjutkan dengan proses pidana, Namun sebelum saya tempuh jalur pidana ini, saya akan menunggu balasan surat keberatan dari ayahanda” Tutup Zuplin.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kades Tuweya Adam Saidi Daud belum bisa dihubungi.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

BerandaDaerahPohuwatoDituduh Melapor ke Kejaksaan Tinggi, Aparat Desa Tuweya Ini Dipecat Oleh Kades

Dituduh Melapor ke Kejaksaan Tinggi, Aparat Desa Tuweya Ini Dipecat Oleh Kades

6 / 100

Rekamfakta.com, Pohuwato – Rasa penyesalan dan kekecewaan dialami Zuplin Santoti, salah satu Aparat Desa yang bertugas di Desa Tuweya, Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato.

Dirinya yang sebagai Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan ini, secara mendadak diberhentikan oleh Kepala Desa (Kades) Tuweya Adam Saidi Daud.

Fatalnya, menurut keterangan Zuplin, bahwa salah satu alasan dirinya dipecat karena dituduh telah melaporkan Kepala Desa Tuweya Adam Saidi Daud ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Berita terkait :

_Berita Selengkapnya_ 👇👇

Kades Tuweya Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo

“Saya dituduh dengan cara sepihak telah membuat laporan ke Kejaksaan”, ucap Zuplin.

Pernyataan Zuplin itu juga diperkuat dengan adanya Surat Permohonan Rekomendasi Pemberhentian Perangkat Desa dari Kades Tuweya kepada Camat Wanggarasi.

Yang dimana pada poin ke empat, ditulis alasan dari pemecatan dirinya yaitu karena; “Melaporkan Kepala Desa Tuweya Kepada Kejaksaan Tinggi Gorontalo bahwa telah melakukan penyelewengan Tupoksi sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)”.

IMG 20221114 180316
Foto Surat

Beberapa upaya hukum akan ditempuh Zuplin terkait persoalan ini, salah satunya yaitu mengajukan surat keberatan kepada Kades Tuweya.

Menurutnya, surat pemberhentian tersebut sama sekali tidak berpedoman pada undang-undang.

“Apabila ayahanda tetap pada pendiriannya, hasil keberatan tersebut akan jadi tiket buat saya ke PTUN “tegas Zuplin.

Sekarang Zuplin sedang menunggu balasan surat keberatannya dari Kades Tuweya, jika tidak di indahkan, dirinya juga akan menempuh jalur pidana.

” Saya tidak pernah melaporkan ayahanda ke Kejaksaan Tinggi, tudingan ayah membuat saya dan keluarga dirugikan secara moril, kalau tetap bersih keras dengan pemberhentian tersebut saya akan melanjutkan dengan proses pidana, Namun sebelum saya tempuh jalur pidana ini, saya akan menunggu balasan surat keberatan dari ayahanda” Tutup Zuplin.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kades Tuweya Adam Saidi Daud belum bisa dihubungi.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!