Berita  

Dosen dan Mahasiswa Unisan Kunjungan Edukatif ke UMKM Bilal Mekar Snack

Foto : Agung Rekam Fakta
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – UMKM Bilal Mekar Snack yang dikenal dengan produk hasil lautnya menjadi tujuan kunjungan edukatif dari dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo, khususnya dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dan Agribisnis

Kunjungan tersebut didampingi oleh tiga dosen, yaitu Tri Handayani, S.Pd., M.Sc, Asniwati Zainuddin, S.TP., M.Si, dan Asriani I Laboko, S.TP., M.Si, yang berperan dalam membimbing mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam melihat langsung proses pengolahan produk hasil laut, yang menjadi salah satu fokus dalam beberapa mata kuliah yang telah dipelajari oleh para mahasiswa.

Mata kuliah tersebut diantaranya seperti Teknologi Hasil Laut, Pengolahan Pangan, Pengemasan Pangan, Manajemen Industri Pangan, dan Pengetahuan Bahan Pangan.

“Kunjungan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa terkait tantangan dan peluang dalam industri pangan, khususnya di sektor UMKM,” ujar Tri Handayani.

Diketahui, UMKM Bilal Mekar Snack, yang berdiri sejak tahun 2015 dan didirikan oleh Ibu Risna Tamrin Hasan, telah berkembang pesat dengan berbagai produk unggulan seperti abon ikan, sambal cumi, sambal ikan, dan panada tore.

Bisnis yang berawal dari pembelajaran otodidak ini berhasil meraih kesuksesan berkat keikutsertaan Ibu Risna Tamrin Hasan dalam berbagai pelatihan serta investasi dalam peralatan pengolahan yang memadai.

Saat ini, produk-produk Bilal Mekar Snack tidak hanya dikenal di wilayah Gorontalo, tetapi juga memiliki potensi ekspor ke luar negeri.

Dengan pemasaran melalui platform e-commerce seperti Shopee, Instagram, Facebook, dan TikTok, serta pengiriman produk melalui jalur jastip, UMKM ini semakin memperluas jangkauannya.

Selain itu, Bilal Mekar Snack telah mengantongi berbagai sertifikat yang mendukung daya saing produknya.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada mahasiswa tentang pengolahan dan manajemen industri pangan, sekaligus memotivasi mereka dalam menghadapi tantangan yang ada di sektor UMKM,” kata Tri Handayani.(*)