spot_img
4.6 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022
BerandaUncategorizedIni Kelanjutan Dari Sidang Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Ini Kelanjutan Dari Sidang Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Rekamfakta.com, Provinsi Gorontalo – Sidang kasus rencana pembunuhan terhadap salah satu wartawan di Gorontalo Jeffry As. Rumampuk dengan terdakwa Edi Prasetyo Nutkamiden kembali berlanjut, Selasa (15/02/2022).

Berlokasi di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IIA Gorontalo
sidang kali ini ialah mendengarkan jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa.

Terdakwa Edi pada sidang sebelumnya tertanggal (18/01/2022) melayangkan Eksepsi (Jawaban) atas penerapan pasal yang diajukan oleh JPU. Dirinya mengatakan bahwa pasal tersebut terlalu berat bagi dirinya, adapun dari perencanaan tersebut ia menuturkan bahwa tidak ada korban yang meninggal dunia/mati.

“Mengenai pasal 338 yang mulia terkait rencana pembunuhan. Sedangkan tidak ada yang mati.” Ujar Edi.

Dirinya juga meminta kepada Majelis Hakim, agar JPU dapat membuktikan budget (Bayaran) ratusan juta yang dibacakan dalam dakwaan.Sebagaimana dakwaan yang dibacakan oleh Bastian Subuh, SH.,MH, pada saat itu.

“Dan uang sebesar Rp.500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah) tolong dibuktikan.” Pinta Edi Nurkamiden.

Majelis Hakim pun mempersilahkan terdakwa untuk melakukan Eksepsi, jika ada pasal yang tidak sesuai.

“Nah itu kan butuh pembuktian, di dalam pasal 143 kan sudah jelas kemudian disitu huruf B-nya cermat, jelas, lengkap mengenai waktu dan tindak pidana yang dilakukan. Termasuk penerapan pasal, ketika saudara mengatakan bahwa penerapan pasal ini tidak cermat. Atau penerapan pasal tidak sesuai, silahkan itu adalah hak saudara untuk mengajukan keberatan atas tuntutan penuntut umum.” Jelas Majelis Hakim.

Pada sidang tersebut JPU Kurnia Dewi Makatita, SH.,MH mengatakan, bahwa Jaksa yang menangani kasus tersebut, tetap pada dakwaannya.

“Bahwa surat dakwaan dalam perkara ini telah disusun secara cermat, jelas dan lengkap sesuai ketentuan perundang – undangan (Pasal 143 ayat (2) KUHAP). Doktrin dan Yurisprudensi.” Baca Kurnia.

“Bahwa Pengadilan Negeri Gorontalo berewenang mengadili perkara terdakwa Edi Prasetyo Nurkamiden alias Edi.” Sambungnya.

Terakhir, dalam jawaban Eksespi yang dibacakan, Kepala Seksi Barang Bukti (Kasi BB) Kejari Kota Gorontalo ini, menjelaskan Eksepsi yang dilayangkan Penasehat Hukum terdakwa telah melampaui ruang lingkup Eksepsi.

“Eksepsi dari Penasehat Hukum Terdakwa tidak ditoping oleh dasar hukum dan argumentasi yang kuat dan akurat, disamping itu Eksepsi dari Penasehat Hukum Terdakwa telah malampaui lingkup Eksepsi, karena telah menyentuh materi/ perkara yang menjadi obyek pemeriksaan sidang.” Pungkasnya.

Setelah mendengarkan jawaban JPU, selanjutnya Majelis Hakim mengagendakan sidang berikutnya pada tanggal (1/03/2022) mendatang.

Rachmad/RF

***Jaringan_Forwaka_Gorontalo***

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!