Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75 dan percepatan penanganan COVID-19, Polda Gorontalo gencar melaksanakan vaksinasi massal di berbagai wilayah di Provinsi Gorontalo. Hal ini penting guna membentuk Herd Imunity dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Dr.Akhmad Wiyagus, SIK., M.SI., MM dalam menindaklanjuti kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan COVID-19 melalui vaksinasi, telah membentuk Agen vaksin dimana setiap personel Polri diwajibkan membawa minimal 3 orang baik keluarga, kerabat ataupun warga sekitar.
Guna mengecek sejauh mana efektifitas agen vaksin ini mensukseskan percepatan vaksinasi, Kapolda Wiyagus turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh Satuan Brimob dan Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo pada Kamis kemarin (17/06/2021).

Dalam kegiatan pemantauan vaksinasi tersebut, Kapolda Wiyagus didampingi oleh Dansat Brimob Kombes Pol. Muhammad Ridwan, SIK., dan Kabid Propam Kombes Pol. Restawati Tampubolon, SH.
Kapolda Gorontalo melalui Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK., mengatakan bahwa pada kunjungan pertamanya di Mako Brimob ada sebanyak 609 masyarakat yang melaksanakan vaksinasi sedangkan di Dit Lantas ada 205 orang yang menerima vaksin.
“Kemarin Bapak Kapolda meninjau pelaksanaan vaksinasi di Mako Satbrimob kemudian dilanjutkan di Mako Ditlantas, terpantau masyarakat sangat antusias mengikuti giat vaksinasi secara gratis tersebut, Ini adalah upaya bapak Kapolda untuk mempercepat giat vaksinasi sebagaimana yang diinstruksikan oleh bapak Presiden. Polda Gorontalo dan Polres jajaran akan terus menggelar vaksinasi ini mulai tanggal 10 Juni sampai dengan 30 Juni 2021, silakan bagi masyarakat yang belum di vaksin untuk segera mendaftarkan diri untuk divaksin,” terang Wahyu
Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa di beberapa wilayah di Indonesia terutama di Jawa telah terjadi lonjakan COVID-19 pasca libur Hari Raya.
“Sejumlah wilayah di Jawa menjadi zona hitam penyebaran COVID-19 bahkan sebagaimana informasi saat ini berkembang varian baru COVID-19 yakni B1617.2 atau Delta India yang lebih cepat penyebarannya dari varian sebelumnya, tentunya kita tidak ingin hal tersebut terjadi di wilayah Provinsi Gorontalo, oleh karena itu agar terbentuk herd imunity terhadap COVID-19 maka percepatan vaksinasi menjadi kunci, Apa yang dilaksanakan oleh Polda Gorontalo dibantu dengan TNI dan instansi terkait lainnya adalah untuk menyelamatkan masyarakat, maka dari itu kami sangat membutuhkan partisipasi semua pihak, untuk sukseskan percepatan vaksinasi ini,” kata Wahyu.
Wahyu juga mengingatkan bahwa meskipun sudah divaksin, disiplin terhadap Protokol kesehatan (Prokes) harus tetap ditegakkan.
“Walau sudah divaksin, tetap ingat 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.
(0N4L/RF)




























