Rekam Fakta, Opini – Proyek pembangunan ruas jalan eks panjaitan di Kota Gorontalo terus menjadi sorotan publik. Anggaran yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 dengan panjang kurang lebih 1100 Meter itu hingga kini diketahui belum selesai.
Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kota Gorontalo, Rifadli Bahsuan beralasan, sepanjang proses pengerjaan sempat menemui sejumlah kendala, namun setelah melakukan evaluasi akhirnya Pemerintah Kota Gorontalo mengganti kontraktor dan melanjutkan pengerjaannya, (Sumber: Kompas.Tv).
Hampir sebulan pasca peralihan kontraktor diketahui hasil pekerjaan belum sesuai harapan. Dari evaluasi sementara, Pekerjaan eks jalan Panjaitan baru mencapai 2%.
Hingga kini masyarakat masih berharap, bahwa pengerjaan ruas jalan eks panjaitan ini secepatnya bisa dapat diselesaikan. Karena imbas dari lambatnya proyek ini telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.
Sejumlah pengusaha sekitar mengaku terjadi penurunan omset penjualan selang dua tahun terakhir. Tidak hanya itu, tumpukan sampah yang tak pernah dibersihkan menjadikan warga sekitar merasa terganggu.
Disisi lain, jalan eks Panjaitan juga kerap terjadi kecelakaan akibat pengendara yang terperosok kedalam lobang galian.
Maka dari itu, Dinas perhubungan Kota Gorontalo harus terus melakukan penjagaan dan pengawasan di lokasi tersebut (eks Panjaitan_Red). Hal ini untuk melancarkan dan meminimalisir sesuatu yang tidak diinginkan.
Masyarakat sampai saat ini masih mendapatkan dampak dari lambatnya pekerjaan dari Proyek jalan eks Panjaitan ini. Terlebih mereka yang merupakan pelaku ekonomi di lokasi kegiatan Proyek.
Senin (18/03/2024), Penulis : Muhammad Bintang Idrus || Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
***/RF















