Memulihkan Ekosistem Mangrove, Pemdes Managgu Bersama Masyarakat, Tanam 31.000 Mangrove di Muara Sungai

Pemdes
Pemdes Mananggu saat lakukan pemulihan ekosistem mangrove (Foto: Arl)
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kabupaten Boalemo – Mangrove adalah suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung, laguna dan muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap salinitas.

Hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat secara fisik, ekologis dan ekonomis. Secara fisik manfaat mangrove antara lain, sebagai perlindungan terhadap sedimentasi, abrasi dan instrunsi air laut, penahan badai dan angin yang bermuatan garam, serta untuk menurunkan emisi karbon.

Secara ekologis, hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup, perlindungan dan sumber pakan bagi biota laut dan spesies yang ada di sekitarnya, sedangkan secara ekonomis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat rekreasi wisata, sumber bahan baku untuk bangunan dan kayu bakar serta sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan penangkap ikan, udang, kepiting dan lainnya.

P2
Pemdes Mananggu bersama masyarakat lakukan penanaman mangrove (Foto: Arl)

Dalam rangka pemulihan ekosistem mangrove di kawasan muara sungai Desa Mananggu, Pemdes Mananggu didampingi Babinsa, bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di areal seluas 16 Hektar. Senin/16/11/2020

Pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove itu, dilakukan dengan teknik ditanam langsung tanpa pembibitan. Jumlah mangrove yang telah dikontribusi oleh Balai Pengelola Daerah dan Sungai (BPDAS) itu, sebanyak 31.000 pohon.

Terkait dengan hal tersebut, Kades Mananggu, Noldi Talib mengungkapkan langsung ke awak media Rekam Fakta

“Kegiatan penanaman mangrove dalam rangka pemulihan ekosistem, dan bentuk perhatian dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Ini diharapkan dapat memulihkan atau memperbaiki kualitas serta mempertahankan hutan mangrove, kegiatan ini juga diharapkan dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove baik secara fisik, ekologis dan ekonomis,” Terang Kades muda itu

Dengan adanya kegiatan penanaman ini, masyarakat juga diharapkan untuk ikut serta dalam menjaga ekosistem mangrove di kawasan muara sungai desa mananggu, karena desa mananggu salah satu desa yang terpilih dari BPDAS Provinsi Gorontalo

“Aresiasi yang setinggi-tingginya kepada kelompok tani mangrove yang jadi pelopor, juga menjaga ekosistem mangrove dan kawasan laut. Semua pihak yang terlibat dan ikut serta menyuseskan kegitan ini, dan berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait kelestarian hutan dan lingkungannya.” Tutup Noldi. RF/Arlan