spot_img
4.6 C
New York
Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaDaerahBoalemoOknum Anggota Polisi Polda Gorontalo Diduga Terlibat Pengeroyokan Bersama Warga Rejonegoro ...

Oknum Anggota Polisi Polda Gorontalo Diduga Terlibat Pengeroyokan Bersama Warga Rejonegoro Paguyaman

Rekamfakta.com , Kabupaten Boalemo – Okum Aggota Polisi Polda Gorontalo bersama beberapa Masyarakat Desa Rejonegoro Kecamatan Paguyaman, diduga kuat lakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga Desa Wonggahu Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo.

Dari keterangan yang didapat dari sang korban FS alias Lefi (28), dikeroyok warga dan oknum anggota polisi pada saat menerobos jalan buka tutup arus di lokasi pekerjaan plat deker di jalan Trans Sulawesi Desa Rejonegoro Paguyaman. Peristiwa ini terjadi tanggal 15 juni kemarin sekitar jam 8 malam.

“ Pulang dari tempat kerja sekitar jam 8 malam, saya terobos itu buka tutup jalan, sehingga mereka (Warga yang sementara melakukan penjagaan) teriak dan memaki saya, sehingganya saya balik arah ke mereka, disitulah beberapa warga langsung memukul saya dan oknum polisi ini ikut menampar, memukul saya berulang kali, sehingga warga lain lebih dari 5 orang yang mengeroyok hingga saya terjatuh, ” Bebernya

“Polisi itu bukan cuma satu dua kali ba pukul, banyak kali, baru banyak skali yang ba keroyok pa saya, pokoknya lebe dari 5 orang itu,dorang injak-injak lagi, so pol deng darah ini muka.” Kata Korban

Kepada Wartawan, Korban menjelaskan, Para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap dirinya selama dua kali pada malam yang sama.

“Jam 11 malam lagi, saya kage tentara yang piket malam soada di tampa pa saya, kan saya masih singga pa taman pe rumah, baru tentara so pangge saya di tampa kejadian untuk berdamai, tiba-tiba lagi dorang pukul, banyak yang ba keroyok, tentara so tidak bisa ba apa-apa kasian, baru tentara so antar di rumah saya. ” Ungkapnya

Lefi lebih lanjut menjelaskan, bahwa seluruh tubuhnya mengalami rasa sakit, kepalanya terasa pusing dan wajahnya terdapat luka sobek di atas alis sebelah kiri. Keesokan harinya, dirinya di Visum dan melaporkan kejadian tersebut di Polsek Paguyaman.

Sementara itu, Ayah dari sang Korban, Eman Sunaryo merasa tidak terima degan perlakuan seorang Oknum Polisi (Dedi), yang melakukan dan membiarkan beberapa warga menganiaya putranya itu.

“ Saya punya anak (Lefi) ini kalau ada salah, tolong diberi pelajaran yang mendidik pak, dan saya akui bahwa anaknya saya ini memang sudah salah, karena menerobos jalan buka tutup, tapi jangan dianiaya seperti ini, saya merasa keberatan karena setelah oknum polisi itu memukul, masyarakat di tempat itu dibiarkan mengeroyok anak saya. Jadi ini saya tidak terima. Saya suru proses terus ini, biar jadi pelajaran untuk dorang (mereka pelaku) apalagi polisi ini kan tugasnya melindungi dan mengayomi warga, kenapa anak saya di aniyaya seperti ini, saya tidak terima. ” Lontarnya dengan tegas kepada wartawan

Picsart 22 06 26 18 06 48 901
Korban Penganiayaan

Saat terhung dengan Oknum Polisi yang diduga juga ikut menganiaya sang korban, Oknum polisi tersebut menjelaskan bahwa dirinya hanya dihubungi oleh beberapa warga di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk mengamankan sang korban yang diduga membuat keributan dan menerobos buka tutup jalan.

Lebih lanjut dijelaskannya, sesaat dirinya tiba di tempat, korban yang dikeroyok warga tersebut memaki dirinya sehingga Ia melayangkan tamparan kepada sang korban.

“ Saya ini cuma masyarakat ada telpon, dorang minta tolong, karena saya dia maki-maki, jadi saya tampeleng (Tampar) dia (Korban). ” Ungkap Oknum Polisi

Berdasarkan Informasi yang diterima, pihak penyidik Polsek Paguyaman sudah memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan, namun oknum Polisi yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu, belum mendapat panggilan dari pihak Polsek.

Kanit Reskrim, Masrin Huwolo, melalui Kapolsek Paguyaman mengatakan bahwa laporannya sudah masuk, dan saat ini kasus tersebut masih dalam tahapan penyelidikan.

“ Masih sementara tahap peyelidikan, pendalaman saksi sekarang, kalau oknum polisi itu, masih sementara kita telusuri, dia tugas dimana.” Kata Kanit Reskrim kepada Wartawan, Sabtu 25 Juni kemarin.

RF/Rachmad

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!