Rekam Fakta, Gorontalo – Sebuah percakapan dalam grup WhatsApp yang melibatkan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, membuka kembali dugaan relasi antara aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan oknum aparatur Desa Karya Baru. Percakapan ini mencuat menyusul beredarnya pemberitaan mengenai foto yang diduga memperlihatkan Ketua BPD Desa Karya Baru menerima atensi atau uang kontribusi dari aktivitas PETI.
Dokumen percakapan yang diperoleh Media Rekam Fakta menunjukkan adanya upaya merespons isu tersebut secara internal, namun sekaligus menyingkap perbedaan sikap antar pihak yang terlibat.
Salah satu akun WhatsApp bertuliskan “Sekdes”, yang setelah ditelusuri diketahui merupakan mantan Sekretaris Desa Karya Baru dan saat ini menjabat sebagai Ketua Koperasi Merah Putih, menyampaikan bantahan dalam grup tersebut. Dalam percakapan itu, ia menuliskan pernyataan sebagai berikut:
“Tidak benar hal ini ibu camat, dan kamipun tidak perlu menanggapi panjang lebar isu pemberitaan ini yang pasti setelah di konfirmasi oleh ketua BPD itu foto tahun 2024. lagi pula hal begini biasa sering terjadi mis komunikasi.
jdi semua tergantung pemahaman siapa pembacanya dan siapa pembuat beritanya dan siapa narasumbernya.”
Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar, menilai persoalan tersebut tidak perlu ditanggapi panjang lebar, serta menyebut foto yang dipersoalkan merupakan dokumentasi lama yang diambil pada tahun 2024 dan diduga dipicu oleh miskomunikasi.
Menariknya, akun WhatsApp yang diduga milik Camat Dengilo justru mendorong langkah klarifikasi terbuka kepada media. Dalam percakapan tersebut, ia menyampaikan:
“iya siap pak, sekedar saran kalau boleh di klarifikasi baik ke media yang bersangkutan.”
Pernyataan itu kemudian dibalas singkat oleh akun “Sekdes” dengan jawaban:
“Iya makasih bu camat.”
Namun, arah diskusi berubah ketika muncul komentar dari akun @Ayah Suprin, yang diduga kuat merupakan Kepala Desa Karya Baru. Dalam pesannya, akun tersebut menyampaikan pernyataan bernada menolak klarifikasi melalui media:
“Maaf ibu camat, kalau mo klarifikasi lewat media tidak ada depe guna.”
Pernyataan tersebut menjadi sorotan, mengingat posisi Kepala Desa sebagai pejabat publik yang semestinya berkepentingan menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Sikap tersebut juga memunculkan pertanyaan lanjutan, sebab sebelumnya, pada 7 November, Kepala Desa Karya Baru telah memberikan bantahan resmi kepada Media Rekam Fakta terkait isu PETI. Saat itu, ia menyampaikan pernyataan:
“Saya tidak pernah memfasilitasi ataupun memediasi para pelaku tambang yang ada di dengilo.”
Namun, informasi yang diperoleh redaksi menunjukkan adanya dugaan pertemuan lanjutan pada 14 November, hanya berselang sekitar satu pekan setelah bantahan tersebut disampaikan. Pertemuan itu disebut-sebut dihadiri sejumlah pelaku usaha PETI dan diduga membahas hal-hal teknis yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah Dengilo. Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Karya Baru terkait pertemuan ini tidak mendapatkan respons.
Di sisi lain, upaya klarifikasi terhadap Ketua BPD Desa Karya Baru yang namanya disamarkan dalam laporan ini juga belum membuahkan hasil. Saat dihubungi Media Rekam Fakta terkait dugaan penerimaan kontribusi PETI, yang bersangkutan hanya memberikan jawaban singkat:
“Walaikumsalam.”
Penelusuran Media Rekam Fakta juga menemukan bahwa Ketua Koperasi Merah Putih Desa Karya Baru bukan kali pertama disebut dalam isu PETI. Sebelumnya, beredar rekaman percakapan yang diduga memperlihatkan keterlibatannya dalam komunikasi terkait aktivitas pertambangan tanpa izin. Meski demikian, hingga kini belum ada klarifikasi terbuka yang menjawab dugaan tersebut secara substantif.
***
Beranda
Berita
Percakapan Grup Tokoh Dengilo Bongkar Lapisan Dugaan Relasi PETI dan Aparat Desa Karya Baru
Percakapan Grup Tokoh Dengilo Bongkar Lapisan Dugaan Relasi PETI dan Aparat Desa Karya Baru

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Gorontalo — Aldi Andalan Uloli optimistis Gorontalo memiliki peluang besar untuk berkembang apabila…

Rekam Fakta, Gorontalo — Tokoh muda Popayato Barat, Fadel Hamzah, kembali menyoroti dugaan aktivitas Pertambangan…

Rekam Fakta, Gorontalo — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hanura Provinsi Gorontalo dipastikan berjalan…

Rekam Fakta, Gorontalo — Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, tiba di Gorontalo dan…










