Rekam Fakta, Gorontalo – DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Gorontalo menyampaikan tanggapan terhadap pernyataan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gorontalo terkait kasus ucapan kontroversial anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, “Kita Rampok Uang Negara dan Memiskinkan Negara.”
Ketua DPD PJS Gorontalo, Johan Chornelis Rumampuk, menyebut pernyataan PWI tidak objektif karena hanya melihat persoalan dari sisi dugaan pemerasan wartawan.
Menurut Jhojo, bukti percakapan yang beredar menunjukkan Wahyudin Moridu yang lebih dahulu menghubungi dan memberikan janji. Namun, PWI dinilai hanya mendengar dari satu pihak dan langsung menyimpulkan.
“Seharusnya PWI bersikap objektif, bukan hanya menilai dari satu sisi,” kata Jhojo, Minggu (21/9/2025).
Ia menegaskan setiap warga negara, termasuk Wahyudin Moridu, memiliki hak untuk membela diri. Namun organisasi kewartawanan seharusnya melihat kasus ini secara menyeluruh.
“Sebagai organisasi pers, mari kita mengidentifikasi kasus ini secara objektif. Jangan sampai kita terjebak pada penilaian subjektif,” ujarnya.
Jhojo juga menekankan pers harus menjaga peran sebagai pilar demokrasi yang independen dan profesional.
“Independensi, objektivitas, dan profesionalisme adalah hal yang wajib ditegakkan agar marwah organisasi kewartawanan tetap terjaga,” pungkasnya.
***
PJS Gorontalo Nilai Pernyataan PWI Soal Kasus Wahyudin Moridu Tidak Objektif

Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Jakarta — Hasil pemeriksaan ekshumasi jenazah Sutrimo disebut telah berada di tangan penyidik…

Rekam Fakta, Gorontalo – Pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Jenderal…

Rekam Fakta, Gorontalo — Penyebab kematian Sutrimo hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan…

Rekam Fakta, Gorontalo — Fauzan Fadel Muhammad mengusulkan agar Musyawarah Provinsi KADIN Gorontalo ditunda sementara….

Rekam Fakta, Gorontalo — Kepemimpinan Partai NasDem di Gorontalo memasuki babak baru setelah wafatnya Rachmat…











