Rekamfakta.com, Jakarta – Ketua DPR-RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR-RI DR. H. Rachmat Gobel dan Lodewijck Paulus membacakan surat masuk dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo yang di serahkan oleh Mensesneg Pratikno pada konferensi pers siang tadi pukul 11.30 WIB, Rabu (03/11/2021) di Gedung Nusantara III DPR-RI, Senayan, Jakarta.
Dalam keterangannya, Puan Maharani mengungkapkan bahwa Hari ini Pemerintah menyampaikan Surat Presiden (Surpres) terkait calon Panglima TNI, dimana Panglima TNI saat ini (Hadi Tjahjanto)… akan memasuki masa pensiun pada November 2021 dan Ini adalah satu hal penting bahwa pengganti Panglima TNI merupakan suatu hal yang harus dilakukan, untuk kemudian akan dilakukan mekanisme Fit & Proper Test oleh DPR-RI dan nanti diumumkan siapa calon Panglima TNI selanjutnya.

“Panglima TNI memiliki peran yang sangat strategis sesuai UU tentang TNI. Panglima memiliki peran strategis dalam memimpin TNI, melaksanakan kebijakan Pertahanan Negara, menyelenggarakan Strategi Militer dan melaksanakan Operasi Militer, mengembangkan doktrin TNI serta memberi pertimbangan kepada Menteri Pertahanan dalam hal pemenuhan kebutuhan TNI dan komponen pertahanan lainnya,” ungkap Puan.
Menurut Puan Maharani, Kelengkapan Dewan dalam hal ini Komisi I DPR-RI yang melakukan Fit & Proper Test calon Panglima TNI.

“DPR-RI dalam memberikan persetujuan usulan Presiden akan memperhatikan berbagai aspek agar Panglima TNI yang diusulkan benar-benar dapat menjalankan tugas sesuai amanat UU TNI. Persetujuan DPR-RI terhadap Panglima TNI akan disampaikan paling lambat 20 hari terhitung sejak surat diterima oleh DPR-RI,” tandas Ketua DPR-RI Puan Maharani.
Sementara itu, Mensesneg Pratikno mewakili Presiden Jokowi sangat berharap kepada Pimpinan DPR-RI beserta Anggotanya agar dapat segera memproses Surat Presiden tersebut, agar bisa segera diketahui oleh Presiden dan mengagendakan pelantikan Panglima TNI secepatnya.
“Kami atas nama Pemerintah sangat mengharapkan Ketua DPR-RI dan Anggota DPR-RI untuk bisa segera memproses Surpres ini, dan diharapkan bisa segera diketahui hasilnya, agar Presiden bisa segera melantik Panglima TNI yang baru,” tutup Mensesneg Pratikno.
(0N4L/RF)




























