spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloTerkait Isu Penukaran Batu Hitam, Ketua APRI Gorontalo Tegaskan Bahwa itu Tidak...

Terkait Isu Penukaran Batu Hitam, Ketua APRI Gorontalo Tegaskan Bahwa itu Tidak Benar

5 / 100

Rekamfakta.com , Gorontalo – Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Gorontalo je Buyut Sudarmanto membeberkan bahwa kurang lebih 300 karung barang sitaan batu hitam di Pohuwato akan dilakukan pelelangan.

“ Ada 300 karung sitaan batu hitam di Pohuwato, memutuskan akan dilelang, itu artinya yang akan terlibat adalah pihak kejaksaan sebagai eksekutor barang,” ungkap Guyub saat diwawancarai melalui telepon seluler, Senin (01/08/2022).

Lebih lanjut dijelaskan Guyub, sebanyak 8.500 karung hasil sitaan batu hitam di Bone Bolango sudah dalam penyidikan. Dengan barang sitaan tersebut sekarang sudah berada di Rupbasan.

IMG 20220801 WA0032

“ Kini kita akan tetap menjaga barang tersebut sehingga jika informasi barang ini ditukar atau dijual, isunya tidak benar adanya”

Barang tersebut tidak sembarang jika di tukar – tukar sudah ada mekanismenya, kemudian harus ada izin dari yang menitipkan” ungkap Guyub.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Provinsi Gorontalo Igrifan Hasan membenarkan jika isu yang beredar tentang penukaran barang sitaan batu hitam tidak benar adanya

“ Saat kami turun di lapangan, bahwa sitaan batu hitam itu tak ditukar, tetapi yang mereka lihat hanyalah sitaan batu hitam dari Pohuwato, yang sampai sekarang masih di Rupbasan,” ujar Igrifan pada saat di wawancarai

Igrisan menjelaskan bahwa tambang batu antara Kabupaten Pohuwato, Kecamatan Popayato, dan Kabupaten Bone Bolango, Kecamatan Suwawa berbeda.

“ Ini isu sudah sangat meresahkan, untuk itu APRI angkat bicara terkait isu yang tidak benar dan sempat beredar di masyarakat ” Tutup Igrisan

Riski/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!