Rekamfakta.com, Kabupaten Pohuwato – Video Conference yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Forkopimda yang diikuti oleh Walikota dan Bupati se- Provinsi Gorontalo dalam rangka pembahasan pencegahan masuknya Covid-19 diwilaya Provinsi maupun kabupaten. Senin (30/20)
Bupati Pohuwato syarif Mbuinga saat diwawancarai mengatakan, video conference merupakan forum yang sangat strategis untuk menyamakan serta menyatukan presefsi langkah apa yang harus dilakukan oleh masing masing daerah kabupaten kota.
Lewat lisan, Bupati sontak ditanyakan oleh salah satu lurah, apakah dapat berlaku sama kaitan bagi pemeluk agama kristen maupun agama hindu yang ada di masing masing desa dan kelurahan untuk melakukan ibadah dirumah? hal itupun dijawab oleh Bupati ,”iya sama,” namun jika belum diatur dalam surat edaran Bupati maka ini akan saya tegaskan kembali lewat surat edaran selanjutnya.
,”Sesuai arahan Gubernur Rusli Habibie bahwa provinsi telah menyiapkan program stimulus atau jaminan sosial bagi yang langsung terdampak covid-19 Virus Corona itu sendri dan pemerintah kabupaten sudah menyatakan siap,” ungkap Bupati Syarif
POPULAR POST
Selanjutnya, Untuk menyikapi kelesuhan ekonomi ditengah-tengah masyarakat akibat kegiatan maupun agenda keseharian pemerintahan, sekolah dan aktivitas masyarakat yang telah ditiadakan sehingga berdampak kepada layanan jasa angkutan berupa bentor ,”Nah untuk menyikapi hal tersebut pemerintah provinsi akan ada bantuan sembako untuk masyarakat dengan pemerintah Pohuwato akan memberdayakan jasa layanan bentor serta biayanya,” Ucap Syarif
Semula ketua gugus tugas adalah Kepala BPBD selaku eksopisio maka dalam surat edaran terbaru mendagri Bupati sebagai ketua gugus tugas atau eksopisio, dan selaku ketua gugus tugas, Bupati meminta agar tidak membuang seluruh energi yang dimiliki akan tetapi sebagian energi disiapkan pada H min 7 sebelum ramadhan langkah langkah apa yang akan disiapkan diantaranya ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Tutup Syarif. (Red/RF)















