spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahKab GorontaloDituding Korupsi APB Desa, Ini Kata Kades Limehe Timur

Dituding Korupsi APB Desa, Ini Kata Kades Limehe Timur

Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Aksi Demo yang direncanakan masyarakat Desa Limehe Timur Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo pada kamis 2 Juni 2022 tidak jadi terlaksana.

Jika dilaksanakan, demo tersebut menjadi aksi kedua kalinya yang dilakukan masyarakat Desa Limehe Timur.

Sebelumnya puluhan warga lakukan aksi demo didepan kantor Desa Limehe Timur pada Rabu, 02/Maret/2022 guna mempersoalkan pengelolaan keuangan desa.

Atas dasar itu, Kepala Desa Limehe Timur, Iwan S. Noho langsung angkat bicara.

“Tuntutan BPD ( Badan Permusyawaratan Desa) , LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat), Karang taruna dan Masyarakat bahwa, ada indikasi korupsi APB Desa ( Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) yang di lakukuan oleh Pemerintah Desa, menurut saya ini kan rencananya sudah mau aksi yang kedua, aksi pertama juga tuntutan nya sama korupsi. Dan setelah aksi pertama di laksanakan itu sudah turun pihak penyidik dari Tipikor Polres Limboto untuk melakukan penyidikan mengenai kasus ini, dan setelah diperiksa alhamdulillah tidak ada temuan”, Ucap Kades Limehe Timur, Iwan S. Noho.

Dirinya juga mengatakan saat ini BPD Desa Limehe sudah tidak sesuai dengan tupoksinya, dikarenakan sudah ikut campur dalam hal – hal yang menjadi kewenangan Pemerintah Desa.

“Terkadang BPD ini juga sudah tidak sesuai tupoksi nya, sebab sudah masuk pada hal-hal teknis yang merupakan kewenangan pemerintah desa terutama oknum Ketua BPD. Contohnya mengenai pasar karena Desa ini memiliki pasar Desa, Jadi selama saya menjabat tidak ada pengelola pasar sehingga di bulan Januari 2022 saya mengusulkan kepada BPD untuk membahas PERDES (Peraturan Desa) tentang pasar, dan ternyata BPD sudah merancang PERDES pasar sendiri sedangkan ini sudah memasuki wilayah pemerintah Desa. PERDES itu di rancang oleh pemerintah Desa dan di bahas secara internal oleh BPD lalu di musyawarahkan bersama dengan Pemerintah Desa”, ujarnya.

Terkait persoalan ini, rencananya dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan mediasi oleh Polsek Batudaa dengan menghadirkan Aparat Desa Limehe Timur dengan BPD Limehe Timur yang kemudian disaksikan oleh masyarakat dan Pemerintah Kecamatan.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!