spot_img
4.6 C
New York
Jumat, Desember 9, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloMomen Hari Buruh, LSM MPP Laporkan Dugaan Penyimpangan Di PT Sinar Gorontalo...

Momen Hari Buruh, LSM MPP Laporkan Dugaan Penyimpangan Di PT Sinar Gorontalo Berlian Motor

Rekamfakta.com, Gorontalo – Belum lama ini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Maha Putera Persada (MPP) Gorontalo melaporkan dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh PT Sinar Gorontalo Berlian Motor (PT SGBM) di Dinas PM, ESDM dan Nakertrans Provinsi Gorontalo.

Ketua LSM MPP, Amin Suleman mengungkapkan bahwa isi laporannya ke Disnaker tersebut tidak lain adalah keluhan karyawan. Bahwa sebelumnya beberapa Pekerja atau karyawan di Perusahaan tersebut telah melaporkan ke pihaknya (LSM MPP) terkait ketidak sesuaian upah karyawan yang sudah berlangsung lama yang diberikan oleh pihak PT SGBM kepada karyawannya.

“Itu salah satu data yang saya kantongi, jadi saya berdasarkan keluhan atau laporan dari karyawan di PT Sinar Gorontalo Berlian Motor itu sendiri, yang mana pihak perusahaan telah melakukan dugaan tindak pidana. Bahwa pembayaran upah dibawah Upah Minimum (UMP) Provinsi Gorontalo, kepada pekerjanya yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.” Beber Amin Suleman Kepada Media Rekam Fakta

Betapa tidak, disaat semua buruh telah merayakan momen yang sering disebut May Day, yang mana saat Tanggal 1 Mei adalah hari libur dan hari berbahagia bagi para buruh atau pekerja, namun masih ada para buruh yang kurang merasakan kesejahteraan dari peihak perusahaan. Kata Amin, Pada momen itu, dirinya melaporkan penyimpangan yang dilakukan oleh Perusahaan Sinar Gorontalo Berlian Motor.

“ Jadi, saya selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Maha Putera Persada Gorontalo, Sangat-sangat menyayangkan di Hari Minggu 1 Mei 2022, May Day ini adalah momen memperingati Hari Buruh Sedunia, seharusnya buruh pekerja itu sejahterah dan bahagia, namun hal ini berbeda dengan buruh pekerja di Gorontalo, khususnya di PT Sinar Gorontalo Berlian Motor, dan saya menduga kuat bahwa Direktur perusahaan yang saya sebut tadi, tidak menggaji karyawannya sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) sudah bertahun-tahun, dan melakukan pemotongan upah tidak sesuai aturan. ” Ungkap Amin

Amin kembali menjelaskan, terkait beberapa poin yang dilaporkan itu, semuanya telah dikaji berdasarkan UU Ketenagakerjaan, Permennaker, UU Cipta Kerja dan aturan-aturan lainnnya yang berhubungan dengan tenaga pekerja, dan pihak perusahaan telah melanggar ketentuan-ketentuan yang sudah diatur dalam perundang undangan

“ Intinya, saya sudah mengadukan atau lebih jelas, melaporkan pihak perusahaan PT Sinar Gorontalo Berlian Motor, di Dinas Terkait, dan disitu ada yang namanya Penyidik Internal Dinas yang berwenang melakukan penindakan terhadap perusahaan yang telah menyimpang dari peraturan ketenagakerjaan. Dan saya meminta agar pihak dinas, mengusut tuntas persoalan ini, bila perlu diusut sampai ke Aparat Penegak Hukum (APH). Jika ini terbukti, saya minta pihak Dinas menjalankan sanksi administrasi seperti pembekuan atau penonaktifan sementara izin perusahaan tersebut, dan proses pidana tetap jalan. ” Tegas Amin Suleman

Sementara itu, Direktur PT SGBM, “Meike Liando” ketika dikonfirmasi lewat telepon ganggam, terkait laporan LSM tersebut, belum bisa merespon lebih jauh pertanyaan yang dilayangkan Wartawan.

“ Oh ngga ada itu, ngga ada, okey, makasih ya, Iya. ” Jawabnya dengan singkat hingga sambungan telepon dimatikan.

Hingga berita ini diterbitkan Awak Media masih berupaya menghubungi Dinas Terkait.

RF / Neffly Supu

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!