Rekamfakta.com, Kabupaten Maluku Barat Daya – Pada Perhelatan Pilkada Kabupaten Maluku Barat Daya yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 nanti, Masyarakat Kecamatan Dawelor-Dawera sangat membutuhkan pemimpin yang betul-betul mau melihat kepentingan masyarakat kecil.
“Kami masyarakat membutuhkan Pemimpin yang bisa hidupkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kalwedo, melegalkan minuman tradisional yakni (Sopi), perjuangkan kepentingan masyarakat MBD di Blok Masela, hilangkan penganguran, membangun perekonomian yang baik, Pendidikan, kelautan dan perikanan yang baik.” Ungkap Nus Termas melalui telepon selulernya kepada Awak Media Rekamfakta.com Minggu, 11/10/2020.

Diwaktu yang bersamaan Barce Awewra yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat melalui telepon selulernya mengatakan kepada awak media bahwa masyarakat Dawelor-Dawera lagi menunggu kedatangan Paslon No Urut 1 Niko-Ody di Bumi Amerere
“Kami masyarakat Dawelor-Dawera saat ini menunggu kedatangan pasangan Calon Niko-Ody, dan siap untuk memenangkan pasangan dengan jargon kalwedo,” Ujarnya
Kembali ke Nus Termas yang juga merupakan Ketua simpatisan Pendukung Jargon KALWEDO (Niko-Ody) juga menegaskan bahwa sebagian besar masyarakat Dawelor-Dawera siap menagkan Paslon Niko-Ody
“Kami sebagian besar masyarakat Kecamatan Dawelor-Dawera menjatukan pilihan kepada Pasangan Nomor Urut 1 Niko-Ody, untuk memimpin MBD 5 tahun kedepan”. Tegasnya
Nus kembali mengatakan “Berdasarkan hasil keputusan Rapat Pengurus Partai Golkar Kecamatan Dawelor-Dawera bersama pendukung dan simpatisan menghasilkan beberapa poin keputusan di antaranya sebagai berikut”
1. Paslon Niko-Ody (Kalwedo) No Urut 1 akan dijemput dari tengah laut.
2. Kami sudah siapkan 2 (dua) kursi Kusus.
3. Kami melakukan pengukuhan secara Adat bagi Paslon Niko-Ody sebagai orang Dawelor
4. Pendukung dari 5 kampung/Desa siap hadir di Ibukota Kecamatan Dawelor-Dawera di Desa Watuwei untuk Penjemputan paslon Niko-Ody
5. Kami akan menyambut Paslon Niko-Ody dengan badendang dari pelabuhan sampai di Ibukota Kecamatan.
6. Paslon Niko-Ody siap masuk di 5 Desa yang ada di Kecamatan-kecamatan Dawelor-Dawera.
7. Makan bersama Masyarakat
Diakhir Wawancaranya, Nus memberikan peringatan khusus Kepada PNS, Panwas, PPK, Kepala-kepala Desa dan juga Aparat-aparat Desa, jangan coba-coba terlibat dalam politik praktis, maka resiko di tanggung sendiri, karena sudah ada laporan di saya dan kalau saya kedapatan bukti jelas maka kita lihat saja, Kami akan proses sesuai dengan peraturan dan Undang-undang yang berlaku.
RF / RYW
























