Rekamfakta.com, Provinsi Gorontalo – Menjawab keresahan para tenaga medis yang menangani pasien diduga suspect Covid 19, Rachmat Gobel telah mengirimkan sejumlah Alat Pengaman Diri (APD) bagi para petugas medis di sejumlah Rumah Sakit di Gorontalo.
Ketersediaan APD yang menjadi salah satu standar penanganan pasien suspect Covid 19, tengah mengalami kelangkaan.
Kelangkaan tersebut bukan hanya terjadi di Gorontalo, melainkan menggejala di seluruh Indonesia. Akibatnya, para tenaga medis menggunakan APD yang jauh dari standar saat berhadapan dengan pasien diduga suspect Covid 19. Hal ini membuat mereka rentan terpapar virus Covid 19.
“Kita tahu bahwa kebutuhan APD ini sangat vital dan mendesak untuk segera diadakan, namun apa daya. Ketersediaan APD di pasaran dalam negeri sangat langka, bahkan untuk bisa mengadakannya saya harus memesannya di Jepang untuk beberapa item barang yang dibutuhkan,” kata Rachmad Gobel.
Hari ini, sejumlah APD tersebut, diserahkan secara resmi ke beberapa Rumah Sakit di Gorontalo, melalui Rumah Perjuangan Rachmad Gobel.
Bantuan yang di prioritaskan untuk menjawab kebutuhan para tenaga medis sekaligus mensuport kesiapan rumah sakit yang memiliki keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan APD tenaga medis menghadapi pasien Covid-19, terdiri dari, Pakaian Pelindung, Face Shield, Kacamata Google, Masker dan Handskin.
Seluruh APD yang diserahkan, adalah APD standar yang digunakan Rumah Sakit di Jepang menangani pasien Covid-19, jumlah bantuan yang diserahkan hari ini, memang baru sebatas untuk memenuhi kebutuhan para tenaga medis di rumah sakit.
“Yang kita serahkan saat ini, bantuan yang dianggap paling mendesak dan prioritas untuk diadaakan, dan mempertinbangkan beberapa ketentuan jenis barang yang dapat di angkut melalui cargo udara” ungkap Sekretaris Eksekutif Rumah Perjuangan Rachmad Gobel Alyun Hippy.
Ia menambahkan, saat ini bantuan tahap 2 dalam proses pengiriman dan tengah dalam perjalanan ke Gorontalo melalui Cargo Laut, 400 APD Tenaga Medis, 60 Kaca Mata Google, 60 Face Shield.
Juga terdapat, ruang sterilisasi penyemprotan Desinfektan yang akan dipasang di depan pintu fasilitas ruang isolasi rumah sakit dan fasilitas umum lainnya sebanyak 10 unit dan 15.000 masker dan cairan disinfectan berupa handsanitizer yang akan dibagikan ke masyarakat.
“Semuanya diperkirakan akan tiba di pelabuhan laut Gorontalo, minggu ini”, ujar Alyun. (0N4L/RF)



























