spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaKabupaten Biak NumforDugaan Penganiayaan Terhadap Lisa Biduri Berakhir Damai

Dugaan Penganiayaan Terhadap Lisa Biduri Berakhir Damai

Rekamfakta.com , ‘Papua’ Biak Kota – Persoalan dugaan penganiayaan terhadap Lisa Biduri yang berujung dilaporkannya istri dan anak dari mantan kadis di biak beberapa minggu lalu sudah berakhir dengan damai.

Pernyataan damai dari kedua belah pihak itu ditandai dengan surat kesepakatan perdamaian yang difasilitasi oleh pihak kepolisian di Polsek Biak Kota beberapa waktu kemarin dengan menerapkan Restorative Justice

Demikian kutipan surat pernyataan yang disepakati oleh Pelaku dan Korban.

Masing-masing pihak, baik itu pihak pertama (I) yang melaporkan dalam hal ini Lisa Biduri, maupun pihak kedua (II) yang terlapor (OP) sudah bersepakat untuk sama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Berita Terkait :

Merasa Dianiaya, Lisa Biduri Laporkan Istri Dan Anak Dari Mantan Kadis Di Biak

Hal itu tercantum dalam Surat Perdamaian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak diatas materai 10.000 dengan isi surat sebagai berikut :

Pada hari Jumat tanggal 22 Mei tahun 2022, sekitar jam 12.00 WIT, Kami yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama.       : Lisa Biduri
Umur         : 35 Tahun
TTL.           : Nabire, 10 Juni 1986
Agama      : Kristen Protestan
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat.     : – (disamarkan)

Dalam hal ini disebut pihak pertama (I) /pelapor

Nama.       : OP (disamarkan)
Umur.        : – (disamarkan)
TTL.           : – (disamarkan)
Agama.     : Kristen Prostestan
Pekerjaan : Mengurus rumah tangga
Alamat.     : – (disamarkan)

Dalam hal ini disebut sebagai pihak kedua (II) /terlapor

Terkait dengan adanya Dumas (Pengaduan Masyarakat) Nomor : DUMAS/04/IV/2022/SPKT/ Res BN/Sekta, tanggal 02 Maret 2022 yang dilaporkan pihak pertama (I) kepada Polsek Biak Kota terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada tanggal 29 Maret 2022, sekitar jam 12.00 WIT bertempat di Polsek Biak kota, maka setelah kami kedua belah pihak dipertemukan di Ruang Unit Reskrim Polsek Biak Kota dan atas kehendak bersama tanpa tekanan siapapun, bertekad baik menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dengan beberapa kesepakatan sebagai berikut :

  • Bahwa saya pihak kedua (II) meminta maaf kepada pihak pertama (I) atas permasalahan yang terjadi dan saya pihak pertama (I) sudah menerima permintaan maaf dari pihak kedua (II) dan sudah memaafkannya.
  • Bahwa saya pihak kedua (II) berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang saya lakukan kepada pihak pertama (I) maupun kepada orang lain.
  • Bahwa saya pihak kedua (II) dan keluarga berjanji sudah tidak akan menggangu kehidupan pihak pertama (I) dimana saja dan tidak akan melontarkan kata-kata yang tidak pantas didepan umum yang dapat merendahkan martabat pihak pertama (I) serta tidak akan melakukan perbuatan melawan hukum.
  • Bahwa saya pihak pertama (I) dan pihak kedua (II) beserta keluarga untuk saling memaafkan dan masing-masing pihak bersedia dan ikhlas untuk menghapus dan mengklarifikasi status, Vidio dan tulisan yang beredar dimedia sosial.
  • Dengan ditanda tanganinya surat kesepakatan perdamaian ini maka saya pihak pertama sudah tidak menuntut pihak kedua (II) secara hukum pidana
  • Apabila kami berdua tidak mentaati surat kesepakatan perdamaian ini, maka kami kedua belah pihak bersedia dituntut berdasarkan hukum yang berlaku di NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Yang membuat kesepakatan perdamaian :

  1.  Lisa Biduri : Pihak Pertama (I) – (TTD Materai 10.000)
  2. OP : Pihak Kedua (II) – ( TTD Materai 10.000)

Surat pernyataan diatas dihadiri oleh tiga orang saksi yang juga ikut menandatangani Surat Perdamaian tersebut.

Sementara itu, Surat Perdamaian tersebut juga dipertegas dengan klarifikasi langsung dari Kanit Reskrim Polsek Biak Kota IPTU Kartiko,S.H melalui PS.PANIT 1 Opsnal Reskrim Polsek Biak Kota, AIPTU Lintar Hariyadi, S.Sos, ketika terhubung melalui sambungan Via Whatsaap.

“ Terkait dengan perkaranya Ibu Lisa yang dugaan 351 (Penganiayaan) itu sudah selesai, jadi sudah saya fasilitasi, sudah saya pertemukan dan sudah ada kesepakatan kedua belah pihak untuk penyelesaian secara kekeluargaan. ” Tegas AIPTU Lintar Hariyadi, PS.PANIT 1 Opsnal Reskrim Polsek Biak Kota,

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!