Rekamfakta.com, Kabupaten Boalemo – Terkait dengan penggunaan anggaran covid-19 tak jelas yang ditudingkan kepada pemerintah Desa Mustika, kini mendapat klarifikasi dari Kades Mustika lewat salah satu media online Gorontalo pada Rabu (3/6/2020)
Sebelumnya, salah satu masyarakat Desa Mustika telah memberikan statement lewat media ini 24/5 Dengan Judul :
“Penggunaan Anggaran Covid-19 Tidak Jelas, Masyarakat Geram Terhadap Pemerintah Desa Mustika”
Lewat Hulondalo.id, Menanggapi persolan itu, Kades Mustika Salma Yusuf pun membantah keras tudingan tersebut. Salma Yusuf mengaku, menganggarkan dana pencegahan dan penanganan Covid-19 untuk masyarakat Desa Mustika senilai Rp 42.500.000
“Sebanyak dana itu semula dibahas nanti dianggarkan di tahap 3. Tetapi, karena ini sangat mendesak, maka disetujui dialokasikan pada tahap 2. Mengingat, anggaran tahap 1 terlanjur menangani program pembangunan 5 unit rumah sehat,” Salma Yusuf.
Sementara anggaran penanganan Covid-19 sebanyak Rp 42.500.000 belum semua dicairkan ke rekening desa. Yang ada baru untuk pengadaan tanki air sebanyak 5 buah. Masing-masing 4 buah tanki untuk masjid dan 1 buah di Kantor Desa.
Begitu juga program bantuan langsung tunai (BLT) untuk jumlah sasaran 107 KK baru 2 bulan. Mengingat, dana transfer masuk rekening desa baru 15 persen dari total 40 persen anggaran tahap 2.
“Sedangkan anggaran untuk pengadaan masker, liflet dan alat pengukur suhu badan, masih saya talangi dulu. Itu karena mempertimbangkan sistem keuangan dari permohonan pencairan anggaran harus disertai SPJ tahap awal dulu. Termasuk kebutuhan lain masih menunggu pengajuan dana selanjutnya,” jelas Salma Yusuf.
Persoalan ini juga kata Salma, sudah disampaikan kepada pemerintah kecamatan, bahkan dihadapan para Aleg Komisi I DPRD Boalemo saat kunjungan lapangan di Desa Mustika. (Onal/Team/RF)



















